Black Diamond Simple Cliff Cabana Double Fly



Description       :


Made for less-than-alpine conditions, the Simple Cliff Cabana Double Fly provides lightweight, easy-to-use shelter for your ledge.

Black Diamond Simple Cliff Cabana Double Fly Features:
- Ready to deploy stuff sack
- Labeled RF-welded clip-in point
- Uses a basic pull-over design with a double drawcord closure
- Includes a pole and two under-the-ledge straps for securing the fly to the portaledge in high winds
- 210d double ripstop


Price Estimate  : $250

Rating               : 4 Star

Black Diamond Fitzroy Tent








Price Estimate  : $700

Description

The strongest 2-person Bibler tent, the Fitzroy features a 4-pole steep-sided design to maximize headroom.

Black Diamond Fitzroy Tent Features:
- Double doors with internal mesh panels
- Pole-supported door awnings over zippered vents
- 4 interior mesh pockets
- ToddTex single-wall fabric
 

Black Diamond Ahwahnee Tent





Price Estimate  : $650

Description

The most legendary and versatile 2-person, single-wall tent on the market.

Black Diamond Ahwahnee Tent Features:
- Two full side doors and internal mesh doors with wide awnings for rain protection while venting
- 3 internal aluminum poles for easy setup
- 2 interior mesh pockets
- ToddTex single-wall fabric
- 2 optional vestibules available separately
- Optional ground cloth available
- Available with Fire Retardant (FR) fabric to meet requirements in select US states and Canada. Check with - your Attorney General's office for flame retardancy requirements on tents in your state (or province).

Cara Mendapatkan Air saat Situasi Survival


Dalam situasi survival air merupakan prioritas utama yang harus diperoleh. Manusia bisa bertahan 3 minggu tanpa makan akan tetapi hanya mampu bertahan 3 hari tanpa minum. Ada beberapa cara untuk mendapatkan air di alam bebas. 

Dengan Cara Kondensasi
Salah satu cara untuk mendapatkan air hádala dengan cara kondensasi yang dihasilkan oleh tumbuhan. Hal pertama yang dilakukan adalah mencari ranting pohon yang banyak daunnya (pastikan tidak menggunakan tumbuhan yang mengandung racun). Semakin banyak daunnya akan lebih bagus serta semakin besar tumbuhan/pohonnya semakin baik karena semakin besar juga sistem akarnya yang mengumpulkan air di dalam tanah.
 

Gunakan kantong plastik yang bening karena akan memungkinkan proses fotosintesis tetap berlangsung. Perlu diperhatikan, penempatan kantung plastik haruslah pada bagian pohon yang mendapatkan sinar matahari sepanjang hari.

Masukan ranting penuh daun yang dipilih seluruhnya ke dalam kantung plastik dan sisakan cukup ruang kosong untuk udara dan masukan batu kecil yang bersih di bagian bawah agar membentuk mengerucut ke bawah tempat nanti di mana air terkumpul. Pastikan juga tidak ada duri atau ranting tajam yang membuat bolong kantong plastik tersebut.

Kemudian ikat dengan erat bagian ujung plastik pada dahan/ranting, pastikan tidak ada kebocoran. Uap air hasil fotosintesis yang keluar dari daun tumbuhan akan tertahan atau terkondensasi di bagian dalam kantong plastik yang kemudian mengalir dan terkumpul di bagian bawah plastik yang diberi pemberat batu kecil tadi.

Sebaiknya sebelum membungkus ranting berdaun dengan kantong plastik pastikan terlebih dahulu apakah ada serangga, ulat atau hal-hal yang nantinya akan mengotori air yang terkumpul didalam plastik nantinya.

Jika anda membuka kantong plastik untuk mengambil airnya, maka anda harus mengulang lagi prosesnya dari awal. Jadi salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan air yang ada di dalamnya bisa menggunakan selang kecil namun harus dipastikan untuk menutup selang kecil ini dengan cara mengikatnya sehinga tidak ada kebocoran uap.

Agar proses mendapatkan air ini bisa efektif lakukan di beberapa ranting, sehingga anda bisa mendapatkan air yang cukup.

Dengan Cara mengumpulkan embun
Selain itu air juga bisa diperoleh dari embun yang turun di malam hari. Ada 2 cara yang bisa kita lakukan.

Embun yang turun akan menutupi daun dan rerumputan. Ini bisa dijadikan sebagai sumber untuk mendapatkan air. Cara paling mudah adalah dengan mengikatkan kain katun bersih (baju) yang menyerap air di kaki anda lalu berjalanlah melewati rerumputan yang tertutup embun.


Kemudian air bisa diperoleh dengan cara memeras kain yang sudah basah tadi atau juga bisa dengan cara mengisapnya. Cara ini harus dilakukan pada pagi hari sekali sebelum cahaya matahari keluar dan membuat embun di daun-daun dan rumput jadi menguap.

Cara lainnya adalah dengan memerangkap embun yang turun di malam hari pada wadah plastik.


Caranya harus membuat lubang di tanah dengan kedalaman yang secukupnya dan kemudian tutup dengan lembar plastik. Tempatkan plastik dengan mengendurkannya atau mencekung, beri pemberat di bagian tengah plastik sehingga embunnya bisa mengumpul dan mudah untuk di ambil.

Agar plastiknya tetap pada posisi, tidak berubah karena angin, berilah pemberat di bagian pinggir. Untuk memudahkan mengambil air yang tergenang, gunakan sedotan sehingga anda tidak merusak plastiknya.

Situasi survival bisa terjadi tanpa anda perkirakan sebelumnya. Sebaiknya dalam survival kits anda selalu sertakan item-item yang akan sangat berguna. Seperti teknis yang diterangkan tadi, lembar kantong plastik, selang kecil atau sedotan akan sangat membantu dalam mempermudah anda mendapatkan air.